Did You Know...?
""

Biology Update:
Tampilkan postingan dengan label Taxonomy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taxonomy. Tampilkan semua postingan

Kumpulan Spesies Bunga Bangkai

1. Rafflesia Arnoldi
http://tjacing.files.wordpress.com/2008/11/3646842-travel_picture-rafflesia_arnoldi_grows_in_taba_penanjung_bengkulu.jpg
Tanaman parasit ini memiliki kelopak terbesar di dunia, yang dapat mencapai garis tengah 1 meter. Bunga ini berwarna cerah, dengan bintik bintik putih.

Bau bunga ini busuk dan memiliki bagian tengah seperti mangkuk yang mampu menampung sekitar 5-6 liter cairan. Bunga ini tidak memiliki daun, batang atau akar sama sekali. Hanya tumbuh menumpang di akar pohon inangnya. Bunga ini ternyata native Indonesia lho!

2. Dracunculus Vulgaris
http://www.thealpinegarden.com/Dracunculus%20vulgaris.jpg
Bunga yang biasanya tampil dengan bau harum, kali ini berbeda sekali. Baunya seperti daging yang busuk terendam di air, dengan bagian tengah bunga yang berwarna hitam keunguan, yang dikelilingi oleh kelopak berwarna kemerahan.
http://www.west-crete.com/flowers/photos/dracunculus_vulgaris-1.jpg

3. Amorphophallus
http://media.arstechnica.com/journals/science.media/amorphophallus_titanum.jpg
Secara harfiah, arti dari kata ini adalah "penis tanpa bentuk". Nama ini berasal dari bagian spadix (bagian tengah bunga) yang tampil seperti bentuk penis yang tegak berdiri.
http://www.jambiexplorer.com/images/bigpics/tnksAmorphophallus-titanumm.jpg

4. Hydnora Africana
http://www.oxford.bcss.org.uk/picture%20gallery/plants/mary/Hydnora%20africana%20at%20Cornel%27s%20Kop.JPG
Bunga dengan warna kulit ini adalah tanaman parasit yang akan menyerang akar tanaman semak di daerah kering di padang pasir Afrika Selatan.
http://www.uphaa.com/uploads/292/Hydnora_africana-SC-6.jpg
Bunga yang mekar dengan bau menyengat ini memang bertujuan untuk menarik serangga, terutama kumbang yang biasanya memakan bangkai hewan busuk.

Jambu monyet (Anacardium occidentale)

Jambu monyet (Anacardium occidentale) termasuk ke dalam suku Anacardiaceae(mangga-manggaan). Tumbuhan ini sering dikatakan orang sebagai jambu, namun sebenarnya itu salah. Alasannya, tumbuhan ini termasuk dalam suku mangga-manggaan, aroma daun dan buahnya itu persis seperti bau mangga, hanya saja bentuk buahnya mirip seperti jambu air. Adapun ciri-cirinya adalah :
  • biji berbentuk seperti gigi, dan terdedah keluar dari buah
  • buah berwarna kuning atau merah
  • aroma khas yang dimiliki oleh mangga
  • batang berkayu, merupakan pohon
  • daun memanjang dan membulat di bagian ujungnya
(Klik untuk memperbesar)
Buah jambu monyet ini sebenarnya adalah bagian dasar bunga yang membesar dan termodifikasi menjadi daging buah.Secara umum tumbuhan ini dibudidayakan orang, karena selain buahnya dapat dikonsumsi bijinya juga bisa di jadikan makan ringan (kacang mete).

Cengkeh (Syzygium aromaticum)

Cengkeh (Syzygium aromaticum) termasuk ke dalam suku Myrtaceae (jambu-jambuan). Dahulunya nama latin cengkeh ini adalah Eugenia aromaticum, karena nama Eugenia sebelumnya telah dijadikan sebagai nama hewan, jadi diganti menjadi Syzygium. Cengkeh adalah kuntum bunga kering yang dihasilkan dari pohon cengkeh, pohon cengkeh banyak tumbuh di daerah tropis. Pohon cengkih merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh dengan tinggi 10-20 m, mempunyai daun berbentuk lonjong yang berbunga pada pucuk-pucuknya. Tangkai buah pada awalnya berwarna hijau, dan berwarna merah jika bunga sudah mekar. Cengkih akan dipanen jika sudah mencapai panjang 1,5-2 cm. Cengkih ditanam terutama di Indonesia (Kepulauan Banda) dan Madagaskar; selain itu juga dibudidayakan di Zanzibar, India, dan Sri Lanka. Tumbuhan ini memiliki ciri yang mirip dengan jambu, yaitu:
  • kulit batangnya mengelupas
  • serbuk sari tak berhingga
  • kelopak dan putik persisten (tidak gugur)
  • pohon
  • letak daun berhadapan dan bersilang
  • rumus daun = 1/2
(Klik untuk memperbesar)
Secara etnobotani, cengkeh dimanfaatkan segai rempah-rempah, bahan membuat rokok, untuk dupa bagi sebagian ummat beragama lain dan sebagai obat gigi.

Kemuning (Murraya paniculata)

Kemuning (Murraya paniculata) merupakan salah satu anggota suku Rutaceae (jeruk-jerukan). Tumbuhan ini dapat kita temukan di semak-semak belukar atau di pinggir hutan. Tapi sekarang sudah dijadikan sebagai tanaman hias, karena memiliki bunga yang putih dan wangi. Ciri-ciri tumbuhan ini adalah :
  • memeliki kelenjar minyak eteris di bagian batang dan daun
  • perdu, kurang lebih setinggi 1 meter
  • daun berbentuk oval, kecil dan majemuk
  • buah berwarna hijau, setelah tua menjadi merah
  • batang berduri











Manfaat tanaman ini sangat banyak, secara ilmu pengobatan kemuning ini mampu mengobati penyakit radang buah zakar (orchitis), radang saluran napas (bronkhitis), infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, sakit gigi, haid tidak teratur, lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh, nyeri pada tukak (ulkus), kuli kasar, memar akibat benturan, rematik, keseleo, digigit serangga dan ular berbisa, ekzema, bisul, koreng, epidemik encephalitis B, dan luka terbuka di kulit. Menurut para wanita daun tumbuhan ini juga bisa dijadikan sebagai penghalus dan pendingin wajah, caranya daun kemuning di haluskan (dilumatkan).

Cabe Jawa (Piper retrofractum)

Cabe Jawa (Piper retrofractum) termasuk ke dalam suku Piperaceae (sirih-sirihan). Cabe jawa merupakan tumbuhan asli Indonesia,di daerah jawa tumbuhan ini ditanam di pekarangan rumah, ladang, atau tumbuh liar di tempat-tempat yang tanahnya lembap dan berpasir seperti di dekat pantai atau di hutan sampai ketinggian 600 m dpl. Tumbuhan ini memiliki batang yang melilit dan memanjat, mampu memanjat pohon hingga 10 meter tingginya. Bisa juga kita temukan melata di tanah dengan akar lekatnya. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri:
  • memiliki minyak atsiri
  • batang menjalar, keras
  • buah bentuk tandan, betina lebih pendek daripada jantan
  • daun tunggal











Secara etnobotani tumbuhan ini dimanfaatkan sebagai obat kejang perut, muntah, perut kembung, mulas, disentri, diare, sukar buang air besar, sakit kepala, sakit gigi, batuk, demam, hidung berlendir, lemah syahwat, sukar melahirkan, neurastenia, tekanan darah rendah, pencernaan terganggu, rematik goat, tidak hamil:rahim dingin, membersihkan rahim, badan lemah, stroke, nyeri pinggang, kejang perut.

Sambiloto (Andrographis paniculata)













Sambiloto (Andrographis paniculata ) merupakan salah satu dari anggota suku Acanthaceae. Tumbuhan ini sangat mudah kita jumpai terutama di pekarangan rumah, ladang dan tanah bekas galian atau longsor. Tumbuhan ini mampu hidup mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Ciri-ciri tumbuhan ini adalah:
  • batang bersegi empat (kwadrangularis) dengan banyak cabang
  • terna semusim, tinggi 50 cm-90 cm
  • daun tunggal, letak bersilangan dan bentuk lanset
  • perbungaan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari ujung batang atau ketiak daun
  • bunga bentuk tabung warna putih
  • buah bentuk kapsul
Tumbuhan ini mengandung zat andrografin, andrografoloid dan panikulin. Tumbuhan ini juga mampu mengobati penyakit gatal-gatal, kudis, radang usus buntu, tifus dan demam.

Kamfer (Cinnamomum camphora)













Kamfer (Cinnamomum camphora) termasuk dalam suku Lauraceae selain dari kayu manis (Cinnamomu iners). Tumbuhan ini dapat tumbuh di dataran tinggi, pegunungan. Ciri-cirinya sebagai berikut :
  • memiliki bau khas kulit manis
  • berkelamin ganda (diaceous)
  • pohon, tinggi lebih dri 40 meter
  • kulit batang coklat, dan memiliki retakan vertical
  • bunga majemuk berwarna kuning agak putih
  • buah hijau, setelah tua menjadi biru
Tumbuhan ini mengandung zat naftalena yang digunakan sebagai bahan pengharum (kamfer).

Teh (Camellia sinensis)

Camellia sinensis (teh) termasuk kedalam suku Theaceae (teh-tehan). Tumbuhan ini berasal dari China, apabila kita mendengar kata teh di telinga kita, pasti kita langsung terbayang ke minuman. Yang kita minum itu adalah bagian daun pucuk teh yang dikerinagkan. Ciri-cirinya sebagai berikut:
  • perdu, dengantinggi sampai 3 meter
  • akar tunggang
  • bunga putih kekuningan, memiliki serbuk sari tak berhingga
  • buah biasanya beruang tiga
  • daun menyirip, lonjong.











Yang digunakan sebagai bahan teh adalah pucuk yang masih muda. Teh ini mengandung Thein yang apabila dikonsumsi akan mengakibatkan kecanduan. Teh ini juga bisa dimanfaatkan sebagai obat asma (berfungsi sebagai pelebar bronkus), angina pektoris, penyakit vaskuler perifer, dan penyakit jantung koroner.

Kumis Kucing (Orthosipon stamineus)











Kumis kucing (Orthosipon stamineus) termasuk ke dalam sukuLamiaceae. tmbuhan ini biasa hidup di tempat lembab, mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 700 mdpl. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri :
  • batang basah(sukulen), tinggi sampai 1,5 m
  • batang segi empat (tetraangularis)
  • daun bulat telur, bergerigi
  • bunga seperti kumis kucing, dengan benang sari panjang
Mengandung zat genkosid orthosifonin,zat lemak, minyak atsiri, minyak lemak, sofonin, sapofonin dan garam kalium. dan dapat dimanfaatkan sebagai obat batu ginjal, susah kencing dan sakit pinggang.

Jewel Orchid

Tumbuhan ini merupakan FamilyOrchidaceae, dengan nama genus Macodes. Tumbuhan ini ditemukan pada ketinggian 100-800 mdpl, daerah lembahan hutan hujan yang sebagian tertutup bayangan pohon dan tumbuh pada bekas tanaman atau humus yang basah dan tanah dengan drainase yang baik. 


gbr. Macodes petola 











gbr. Mecodes sanderina 







Anggrek ini tidak seperti anggrek-anggrek lain yang dinikmati bunganya tetapi indah pada bagian daunnya. Spesies-spesies dari genus ini, seiring dengan genera-genera lain yang memiliki daun berwarna sepertiAnoectochilus, Eucosia dan Goodyeradisebut “Jewel Orchids”. Bisa terlihat bahwa daunnya berwarna hijau sedikit ungu gelap, memiliki urat-urat longitudinal berwarna emas yang berkilau (inflorescence) dan permukaan yang menyerupai beludru. gbr. Macodes lowii 







gbr. Macodes marmorata










Anggrek ini membutuhkan kelembaban udara yang tinggi, 50% atau lebih. Media harus cukup lembab tetapi bukan berarti media terlalu basah karena dengan demikian akan muncul masalah akibat bakteri dan jamur dan busuk pada akar. Kamar mandi dengan pertukaran udara yang baik dan sinar matahari tak langsung merupakan kombinasi yang baik. Bila tidak tempatkan dekat jendela yang dapat membawa kelembaban dari luar. Pada cawan pot dapat ditempatkan batu-batuan untuk menciptakan penyangga sehingga air yang keluar dari pot dapat ditampung di cawan kemudian bila teruapkan menciptakan kondisi lembab tanpa takut membusukkan akar tanaman. Jangan membiarkan media hingga kering samasekali, dibutuhkan media yang lembab sepanjang waktu. Sehubungan dengan kebutuhan cahaya, pastikan anggrek ini tidak terkena sinar matahari secara langsung karena akan membakar daun-daunnya. gbr. bunga anggek Macodes 
Bunga ini dilindungi pemerintah indonesia. 

Anggrek Tanah (Corybas sp)

Sepintas jika anda melihat tumbuhan ini, anda tidak akan yakin bahwa ini adalah anggrek. Tumbuhan ini termasuk kedalam familiOrchidaceae (anggrek-anggrekan) dimana tumbuhan ini merupakan tumbuhan yang paling modern. Tumbuhan ini hidup di daerah pegunungan yang lembab, sepeti di daerah lembah pegunungan. Tumbuhan anggrek ini menyebar di sekitar Asia tenggara, terutama Indonesia hingga Australia dan New Zeland. Anggrek ini sangat kecil, hanya memiliki satu bunga yang unik dan satu daun yang unik pula.












Kemiri (Aleurites moluccana)

Kemiri (Aleurites moluccana) termasuk kedalam famili Euphorbiaceae (getah-getahan). Dimana tumbuhan ini memiliki getah berwarna putih dan sangat gampang kita temukan di daerah kita ini, karena tumbuhan ini mampu hidup di daerah tropis dengan tanah berpasir, humus maupun yang kurang subur terutama daerah beriklim kering seperti sulawesi. Kemiri dapat tumbuh pada ketinggian 0-800 mdpl.









Manfaat kemiri ini sangat banyak terutama sebagai rempah-rempah, biji kemiri dapat diolah menjadi minyak atau lemak kemiri yang digunakan sebagai bahanobat-obatan, kosmetik dan industri cat.

Gambir (Uncaria gambir)

Gambir (Uncaria gambir) merupakan anggota famili Rubiaceae (kopi-kopian). setengah merambat dengan percabangan memanjang. Daun oval, memanjang, ujung meruncing, permukaan tidak berbulu (licin), dengan tangkai daun pendek. Bunganya tersusun majemuk dengan mahkota berwarna merah muda atau hijau; kelopak bunga pendek, mahkota bungaberbentuk corong (seperti bunga kopi), benang sari lima, dan buah berupa kapsula dengan dua ruang.










Gambir dibudidayakan pada lahan ketinggian 200-800 m diatas permukaan laut. Mulai dari topografi agak datar sampai di lereng bukit. Biasanya ditanam sebagai tanaman perkebunan di pekarangan atau kebun di pinggir hutan. Budidaya biasanya semiintensif, jarang diberi pupuk tetapi pembersihan dan pemangkasan dilakukan. Di Sumatra kegiatan penanaman ini sudah mengganggu kawasan lindung.











Kegunaan utama adalah sebagai komponen menyirih, yang sudah dikenal masyarakat kepulauan kepulauan Indonesia dari Sumatra hinggaPapua sejak paling tidak 2500 tahun yang lalu. Diketahui, gambir merangsang keluarnya getah empedu sehingga membantu kelancaran proses di perut dan usus. Fungsi lain adalah sebagai campuran obat, seperti sebagai luka bakar, obat sakit kepala, obat diare, obat disentri, obat kumur-kumur, obat sariawan, serta obat sakit kulit (dibalurkan); penyamak kulit; dan bahan pewarna tekstil. Fungsi yang tengah dikembangkan juga adalah sebagai perekat kayu lapis atau papan partikel.

Jeruk Budha

Jeruk jari budha merupakan salah satu anggota dari famili Rutaceae ( jeruk-jerukan). Jeruk ini memiliki nama latin Citrus medica, di mana ciri-ciri sama persis dengan jeruk tapi ada yang beda dari jeruk ini, dia memiliki buah yang membentuk jari dan apabila sudah tua akan berubah warna menjadi kuning. 












Tanaman ini termasuk ke dalam daftar tanaman langka.